Mike Portnoy (Dream Theatre)


Siapa yang ga kenal Mike Portnoy? Drummer dari Grup Dream Theater ini telah banyak memikat hati para pendengar musik alternative. Mike Portnoy yang lahir (beda dikit sama saya) 20 April 1967. Mike Portnoy terkenal dengan pattern-patternnya yang membingungkan. Odd time signature, fast blinding fills, fast double bass dan banyak lagi. Mike Portnoy memang seorang drummer yang paling cocok untuk bermain di Dream Theater. Dalam permainan Mike Portnoy sendiri dapat terdengar karakter Lars Ulrich dan Neil Peart, walaupun tidak banyak. Mungkin bisa dikatakan bahwa Mike Portnoy itu adalah seorang drummer yang mempunyai banyak kepribadian di permainannya. Karena dia tidak bersuara seperti 1 orang saja, Mike bersuara seperti puluhan orang drummer! Maka tidak salah Mike Portony juga mendapat kehormatan dengan dibuatkan snare signature.

Bersama rekannya John Petrucci, John Myung membentuk Dream Theatre dan telah meluncurkan 9 Album, dan 6 Album Live. Dream Theater dibentuk pada bulan September 1985, ketika gitaris John Petrucci dan bassis John Myung memutuskan untuk membentuk sebuah band untuk mengisi waktu luang mereka ketika bersekolah di Berklee College of Music di Boston. Mereka lalu bertemu seorang pemain drum, Mike Portnoy, di salah satu ruang latihan di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi, mereka berhasil mengajak Mike Portnoy untuk bergabung. Setelah itu, mereka bertiga ingin mengisi dua tempat kosong di band tersebut, dan Petrucci bertanya kepada teman band, Kevin Moore, untuk menjadi pemain keyboard. Dia setuju, dan ketika Chris Collins diajak untuk menjadi vokalis, band tersebut sudah komplit.

Dengan lima anggota, mereka memutuskan untuk menamai band tersebut dengan nama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center ketika mendengarkan Rush dengan boom box. Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat “majestic”. Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band, dan tetap bagus sampai sekarang.

Pada saat - saat tersebut, Portnoy, Petrucci dan Myung masih berkutat dengan kuliah mereka, juga dengan kerja paruh waktu dan mengajar. Jadwal mereka menjadi kiat ketat sehingga mereka harus memutuskan antara mengejar karir di bidang musik atau mengakhiri band Majesty. Namun akhirnya Majesty menang dan mereka bertiga keluar dari Berklee untuk berkonsentrasi di karir musik. Petrucci mengomentari tentang hal ini di dokumentasi DVD Score, berkata bahwa saat tersebut sangat susah untuk meminta kepada orang tuanya untuk pergi ke sekolah musik. Dan lebih susah lagi untuk menyakinkan orang tuanya agar ia boleh keluar dari sekolah.

Dan banyak yang mengenal Dream Theater karna permainan Mike Portnoy yang variatif, selain di Dream Theatre, Mike Portnoy juga memiliki proyek sampingan seperti TransAtlantic, O.S.I dan Liquid Tension Experiment, serta banyak meluncurkan DVD Lesson Drum.

Album Dream Theatre :
1. When The Dream and Day Unite
2. Image And Words
3. Live At The Marquee
4. Awake
5. A Change of Seasons
6. Falling Into Infinity
7. Once In A Livetime
8. Scenes From A Memory
9. Live Scenes From New York
10.Six Degrees From Inner Turbulence
11.Train Of Thought
12.Live At Budokan
13.Octavarium
14.Systematic Chaos